Headlines News :
Home » » BOR Indramayu Tolak Kenaikan Harga BBM dan Listrik

BOR Indramayu Tolak Kenaikan Harga BBM dan Listrik

Written By ali-sahali on Selasa, 17 April 2012 | 4/17/2012


Indramayu - Rejim SBY-Boediono akan mengumumkan rencana kenaikan harga BBM pada tanggal 1 April nanti. Kenaikan dikatakan akan berkisar antara 1.500 hingga 2.000 rupiah. Atau menjadi sekitar 6.000 hingga 6.500 rupiah per liternya. Alasan kenapa harga BBM harus dinaikan adalah alasan usang yang telah digunakan di tahun-tahun sebelumnya. Bahkan juga digunakan oleh Rejim-rejim berkuasa sebelumnya untuk menaikan harga BBM.

 Alasan tersebut antara lain bahwa terjadi kenaikan harga minyak internasional, dan kenaikan tesebut mengakibatkan kenaikan subsidi yang diberikan untuk menyediakan BBM bersubsidi. Selain itu pemerintah beralasan bahwa BBM bersubsidi lebih banyak dinikmati oleh kaum menengah atas daripada dinikmati oleh rakyat kebanyakan.

Sejatinya, rencana kenaikan harga BBM dan listrik adalah rencana jangka panjang dari pemerintah dalam rangka MENGHAPUSKAN SUBSIDI. Penghapusan subsidi merupakan salah satu bentuk dari program ekonomi NEO-LIBERALISME atau PENJAJAHAN GAYA BARU. Satu sistem ekonomi yang berpihak pada pertumbuhan modal, bukan pada kesejahteraan rakyat.

Pemberian subsidi dalam bentuk intervensi negara pada perekonomian akan berakibat harga terkendali dan mengakibatkan pasar. Pencabutan subsidi mengakibatkan pendidikan menjadi mahal, perawatan dan pemeliharaan kesehatan menjadi mahal, demikian pula harga-harga kebutuhan pokok akan semakin membumbung tinggi.

Kondisi ini hanya akan menguntungkan para pemilik modal, dan akan menyengsarakan rakyat. Pemberian subsidi dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai tidak akan menghapuskan penderitaan rakyat dari beban ekonomi yang terjadi akibat pencabutan subsidi.

Dengan menaikan harga BBM dan sebagai akibatnya pasti terjadi kenaikan harga-harga lainnya. Kenaikan harga barang-barang yang sekarang bahkan sudah dirasakan sebelum BBM benar-benar dinaikan. Kedepannya dapat dipastikan kondisi rakyat akan semakin sengsara akibat kebijakan menaikan harga BBM. Kenaikan harga-harga menjadi tidak sebanding dengan kenaikan upah yang diterima oleh kaum buruh.

Dengan kenaikan harga-harga berarti UPAH BURUH TIDAK NAIK BAHKAN MENGALAMI PENURUNAN. Begitupun dengan nasib nelayan yang dulu saja sudah semakin sengsara karena gak imbangnya harga dengan penghasilan di tambah susahnya mendapatkan BBM karena dibatasi sekarang malah pemerintah menaikan harga BBM yang jelas kebijakan ini semakin menyengsarakan rakyat.

Pemerintahan SBY-Budiono sukses dalam melaksanakan sistem ekonomi penjajahan gaya baru ini, dengan dukungan Bank Dunia dan Lembaga Keuangan Internasional, melakukan pencabutan subsidi, menaikkan harga BBM dan Listrik serta kebijakan ekonomi pro modal lainnya.

Akibatnya rakyat semakin sengsara, harga-harga pokok naik tinggi semakin tak terbeli oleh kebanyakan rakyat. Pendidikan, kesehatan dan perumahan semakin mahal. Rakyat miskin akan semakin miskin. Upah murah, PHK, sistem kerja kontrak dan outsourcing semakin merajalela dan membuat kaum buruh semakin tercekik lehernya.

Oleh karena itu, jalan keluar dari dari persoalan ini adalah menerapkan sistem ekonomi yang berpihak pada kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri negara RI, dengan melawan segala bentuk sistem ekonomi yang menyengsarakan rakyat.

BOR Indramayu dengan ini menyatakan:
1. MENOLAK KENAIKAN HARGA BBM DAN LISTRIK;
2. Nasionalisasi Industri yang menyangkut hajat orang banyak, seperti pertambangan, energi, mineral, sandang, pangan dan papan.

Barisan Oposisi Rakyat (BOR Indramayu) menilai bahwa pemerintahan SBY-BUDIONO yang menghamba pada PENJAJAHAN GAYA BARU pasti tidak akan sanggup memenuhi tuntutan di atas. Hanya ketika kaum buruh berkuasa dan menerapkan sistem ekonomi yang berpihak pada rakyat sajalah yang dapat memenuhi tuntutuan di atas.

Oleh karena itu Barisan Oposisi Rakyat (BOR Indramayu) menyerukan kepada seluruh elemen rakyat, mari bersama-sama untuk menggalang solidaritas dan membagun persatuan untuk melawan dan menghancurkan PENJAJAHAN GAYA BARU (NEO-LIBERALISME). Hanya dengan menghancurkan neo-liberalisme-lah, maka kemakmuran dan keadilan rakyat dapat terwujud.



Satu Tekad, Satu Sikap, Satu Tindakan: Hancurkan Neo Liberalisme, Barisan Oposisi Rakyat (BOR Indramayu) Indramayu, 21 Maret 2012.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer

 
Support : Creating Website | Kabar Indramayu | BOR Indramayu | Free Download | Gerakan BOR Indramayu | BOR News | Paket Website Murah
Copyright © 2011. BOR Indramayu - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired www.cuplik.com
Proudly powered by Robert petualang